8 Ciri Khas Arsitektur Rumah Minimalis di 2018

Arsitektur rumah minimalis adalah salah satu desain atau gaya arsitektur yang paling terkenal dan paling sering digunakan. Namun, tahukah Anda apa sebenarnya ciri-ciri serta karakteristik dari desain rumah minimalis? Minimalis dalam arsitektur lebih menekankan pada hal-hal yang bersifat esensial dan fungsional. Desain bangunan pada arsitektur ini hanya menggunakan kebutuhan yang paling mendasar, dengan bentuk-bentuk yang geometris dan tanpa dekorasi.

Minimalis sendiri telah menjadi tren sejak awal abad 19 dan menjadi gerakan penting sekaligus respon dari gaya arsitektur sebelumnya yang lebih banyak menggunakan unsur ornamen. Para designer arsitektur rumah minimalis berfokus pada dua elemen utama, yaitu pencahayaan yang elegan dan ruang kosong. Ludwig Mies van der Rohe dan Le Corbusier adalah dua arsitek yang memberikan pengaruh besar dalam unsur kesederhanaan dalam arsitektur minimalis.

Desain arsitektur rumah minimalis digunakan untuk menyampaikan pesan kesederhanaan. Bentuk-bentuk dasar yang geometris, tidak banyaknya hiasan, penggunaan bahan-bahan yang sederhana, serta pengulangan struktur merupakan ciri khas desain minimalis. Pencahayaan yang alami juga membuat bangunan terlihat lebih sederhana dan bersih. Arsitek minimalis mempunyai motto “listen to figure”. Artinya dengan mencari esensi kesederhanaan dengan menemukan kembali kualitas berharga pada bahan yang sederhana dan umum.

Ciri Khas Rumah Minimalis

1. Atap datar atau nyaris datar

Desain rumah minimalis mempunyai karakteristik bentuk yang geometris serta memberikan kesan kotak. Kesan kotak ini biasanya ditampilkan dengan pemilihan bentuk atap yang datar atau hanya sekedar nyaris datar. Bentuk atap yang nyaris datar ini juga dapat meminimalisir penggunaan bahan-bahan material untuk membuat atap seperti kayu dan genteng.

Bahan material pembentuk atap pada rumah minimalis dapat beraneka macam, mulai dari atap tanah liat hingga atap yang terbuat dari bahan aspal. Untuk atap yang terbuat dari aspal perlu Anda pertimbangkan, jika Anda tinggal di daerah yang rawan bencana seperti gempa bumi. Sedangkan untuk atap teras, desain minimalis kerap menggunakan atap kanopi yang juga sering dimanfaatkan sebagai garasi.

2. Bentuk jendela yang lebar

Ukuran jendela pada desain minimalis biasanya lebih besar dibandingkan dengan desain lainnya. Jendela yang besar mempunyai beragam manfaat positif untuk rumah. Selain dapat memberikan fungsi ventilasi sebagai tempat aliran udara dari dalam rumah yang mengalir ke luar dan pertukaran udara yang masuk ke dalam, jendela juga merupakan tempat masuknya cahaya matahari yang berfungsi untuk mengatur kelembapan udara.

Pencahayaan alami dari cahaya matahari sangat dibutuhkan untuk hunian. Mulai dari berfungsi untuk menyingkirkan suasana lembap, hingga membuat dinding tetap terjaga dari jamur yang akan merusak keindahan rumah serta berbahaya bagi kesehatan.

3. Penggunaan grill yang sederhana

Selain berfungsi sebagai perlindungan dan mencegah rumah dari kemalingan, grill juga dapat menambah keindahan pada desain rumah lho. Pada arsitektur rumah minimalis, desain grill yang kerap digunakan adalah bentuk vertikal yang sederhana.

4. Desain ruangan yang terbuka

Desain ruangan pada rumah minimalis biasanya dibuat lebih terbuka dan tidak menggunakan sekat ruang, terutama pada ruang keluarga atau ruang tamu. Penataan ruang yang terbuka digunakan untuk memberikan kesan lapang dan juga memungkinkan adanya fungsi ganda pada sebuah ruangan. Misalnya penggunaan ruang keluarga dan ruang tamu secara sekaligus.

5. Warna cat yang lembut dan netral

Baik itu penggunaan cat dinding ataupun wallpaper, rumah minimalis selalu memilih warna-warna yang lembut. Cat warna rumah minimalis yang paling digemari selalu identik dengan warna putih. Tidak pernah ada yang salah dengan memilih cat warna putih. Anda juga akan tercengang melihat begitu banyaknya varian warna putih yang ada di pasaran. Motif wallpaper yang sederhana atau warna cat yang lembut akan memunculkan kesan ruangan menjadi lebih longgar. Padukan warna putih dengan beberapa kombinasi warna cat rumah minimalis lainnya, seperti warna beige, abu-abu, krem, dan sebagainya.  

Terkait rumah minmalis lainnya:

6. Minimal furnitur

Furnitur pada rumah minimalis lebih mementingkan kualitas dibandingkan dengan kuantitas. Pasalnya tujuan utama dalam membangun rumah dengan desain minimalis adalah mendapatkan hunian yang indah sekaligus memberikan kesan luas pada ruangan dalam rumah. Untuk itu, jumlah, ukuran, dan bentuk furnitur yang digunakan harus diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan fungsi yang maksimal. Jangan terlalu banyak meletakan perabot pada setiap ruangan.

7. Aksen tambahan

Minimalis bukan berarti dekorasi ataupun detil rumah lainnya tidak ada sama sekali dan bahkan membuat rumah terkesan membosankan. Anda dapat memilih beberapa dekorasi tambahan seperti lukisan ataupun kerajinan sederhana dan artistik.

8. Halaman yang minimalis

 

Rumah minimalis biasanya tidak mempunyai halaman yang terlalu luas. Untuk menyiasati lahan yang tidak terlalu besar, Anda dapat menggunakan tanaman rambat sebagai alternatif. Tanaman rambat tidak memerlukan banyak tempat untuk tumbuh. Selain itu, penggunaan tanaman rambat juga dapat membuat lahan terlihat lebih luas.

Salah satu bangunan dengan gaya minimalis yang terkenal adalah Farnsworth House. Farnsworth House merupakan rumah pribadi milik dr. Edith Farnsworth yang merupakan seorang ahli penyakit ginjal. Rumah yang didesain oleh Ludwig Mies van der Hohe ini disebut sebagai karya paling penting dari arsitektur abad 20. Rumah yang hanya memiliki satu kamar ini didesain menggunakan baja dan kaca. Sekarang rumah ini telah dimiliki oleh National Trust for Historic Preservation dan digunakan sebagai museum.

Tertarik merancang rumah Anda dengan desain arsitektur minimalis?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *