Papan Kayu, Material Bangunan Sepanjang Masa

Pentingnya rumah untuk penghuninya membuat pemilihan material dan bahan bangunan yang digunakan wajib untuk diperhatikan. Anda haruslah teliti dalam memilih material dan bahan bangunan yang baik sesuai dengan kondisi iklim di mana rumah akan didirikan. Nah, kayu merupakan salah satu bahan material yang berasal dari alam dan sangat sering digunakan.

Rumah kayu (Sumber: builderonline.com)

Sebagai bahan untuk konstruksi bangunan, kayu sudah dikenal dan banyak digunakan bahkan sebelum orang mengenal beton dan baja. Namun, dalam pemakaiannya kayu harus memenuhi beberapa syarat seperti mampu menahan bermacam-macam beban, mempunyai ketahanan dan keawetan yang memadai melebihi umur pakainya, serta mempunyai ukuran penampang dan panjang yang sesuai dengan pemakaiannya dalam konstruksi. Indonesia sendiri adalah negara yang memiliki berbagai macam jenis kayu yang bagus dan berkualitas untuk material bahan bangunan.

Interior rumah dari kayu (Sumber: morewithlessdesign.com)

Kelebihan Papan Kayu

  • Harganya relatif murah dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya
  • Kekuatan kayu cukup tinggi dan ringan
  • Mudah dalam pengerjaan dan dapat dibuat atau dibentuk sesuai dengan keinginan
  • Mudah didapat, karena di Indonesia masih banyak ketersediaannya dan dapat didaur ulang dengan cara reboisasi
  • Mudah untuk dipaku, dibaut, atau direkatkan
  • Jenis kayu solid awet dan tahan lama
  • Daya tahan terhadap listrik dan bahan kimia cukup baik
  • Kedap suara
  • Beberapa jenis kayu mempunyai tekstur yang indah sehingga mempunyai nilai lebih jika dijadikan sebagai elemen dekorasi

Kekurangan Papan Kayu

  • Mudah terpengaruh oleh iklim
  • Kerusakan dapat terjadi pada kelembapan yang tinggi
  • Mudah terserang jamur dan serangga, seperti rayap
  • Terdapat cacat bawaan dan cacat alam, seperti mata kayu dan pecah-pecah
  • Sifatnya kurang homogen
  • Tidak tahan api, sehingga kayu mudah terbakar, apalagi jika dalam kondisi kering

Interior rumah modern dari kayu (Sumber: home-designing.com)

Jenis Kayu untuk Bahan Bangunan

1. Kayu Jati

Kayu jati terkenal karena kekuatannya yang tinggi dibandingkan dengan jenis kayu lainnya. Selain itu, kayu jati juga sangat terkenal akan keindahan serta kestabilannya. Kayu jati tahan terhadap rayap, jamur dan serangga juga lho. Nah, beberapa kelebihannya inilah yang membuat kayu jati menjadi pilihan utama material bangunan.

Baca juga: Desain Kamar Mandi Minimalis 2018, Yuk Ditiru!

2. Kayu Merbau

Kayu merbau mempunyai tekstur yang cukup keras dan stabil. Keunggulannya ini menjadikan kayu merbau sebagai alternatif  pengganti kayu jati. Kayu merbau juga sangat cocok dijadikan sebagai penyangga dan tiang atap rumah. Kayu ini memang tergolong mahal karena nyaris tidak memiliki kelemahan. Kayu merbau biasanya di finishing dengan melamin warna gelap.

Lantai dari kayu oak (Sumber: irenovate.in)

3. Kayu Kamper

Kayu ini memiliki aroma yang khas sehingga dinamai kayu kamper. Kelebihan dari kayu ini adalah ketahanannya terhadap serangga dan lebih ringan dibandingkan dengan kayu jati. Harganya juga dapat dikatakan relatif lebih terjangkau dengan serat kayu yang halus dan indah. Biasanya kayu kamper dijadikan bahan untuk membuat pintu dan jendela.

4. Kayu Bangkirai

Kayu bangkirai termasuk dalam golongan kayu yang sangat kuat dan awet. Tidak salah, jika kayu ini sering digunakan sebagai material konstruksi berat seperti atap kayu. Kayu bangkirai juga tahan terhadap cuaca sehingga cocok digunakan pada area eksterior.

5. Kayu Kelapa

Kayu kelapa yang dapat digunakan untuk bahan bangunan adalah kayu yang sudah berumur 60 tahun ke atas, yang sudah tidak menghasilkan lagi sehingga harus ditebang dan diganti dengan pohon yang baru. Kayu kelapa mudah dijadikan jenis kayu balok sehingga cocok untuk digunakan sebagai tiang penyangga atap rumah.

Tipe papan kayu (Sumber: irenovate.in)

Tipe Papan Kayu untuk Rumah

1. Solid (kayu utuh)

Kayu utuh atau kayu solid adalah kayu yang tidak dibentuk dari sambungan. Kayu solid yang sering digunakan dan cukup populer di Indonesia adalah kayu jati, ramin, kayu jati belanda, dan sebagainya.

2. Layered (plywood, multiplex, triplex)

Kayu lapis, sesuai dengan namanya adalah kayu yang terbentuk dari beberapa lapis lembaran kayu. Lembaran-lembaran kayu tersebut direkatkan dengan tekanan tinggi dan menggunakan perekat khusus. Kayu lapis yang terdiri dari tiga lembar kayu disebut dengan tripleks. Sedangkan yang terdiri dari lebih dari tiga lembar, disebut multipleks.

3. Partikel board

Jenis papan kayu yang satu ini terbuat dari serbuk kayu kasar yang dicampur dengan bahan kimia khusus. Campuran tersebut kemudian disatukan dengan lem dan dikeringkan dengan suhu yang tinggi. Namun, partikel board tergolong tidak tahan lama karena dapat berubah bentuk jika terkena air dan menahan beban yang terlalu berat.

4. WPC (Wood plastic composite)

WPC merupakan sebuah material baru yang tersusun dari elemen kayu dan plastik yang dilebur menjadi satu. WPC dapat dikatakan sebagai alternatif pengganti kayu masa kini, karena harganya yang lebih murah dibandingkan kayu asli. Keindahan dan kekuatannya juga tidak kalah dengan kayu asli. WPC juga lebih mudah untuk dirawat.

Penggunaan Kayu untuk Bangunan

1. Konstruksi

Konstruksi rumah dari kayu (Sumber: homedit.com)

Tahukah Anda, jika hingga abad ke -20 sebagian besar bangunan perumahan dan struktur bangunan komersial dibangun dengan menggunakan kayu? Berlimpahnya sumber kayu menyebabkan hampir semua struktur bangunan perumahan, jembatan, hingga pabrik menggunakan kayu solid. Saat ini, masih banyak juga orang yang memilih kayu sebagai material konstruksi. Kayu dikenal dapat membuat suhu ruangan tetap hangat di malam hari, dan dingin di siang hari.

2. Lantai (flooring)

Kayu untuk lantai dan dinding rumah (Sumber: trendir.com)

Lantai kayu tentu masih menjadi kegemaran banyak orang karena selain memiliki nilai estetis, lantai kayu juga dapat memberikan kesan hangat pada ruangan. Untuk membuat lantai dari kayu, pilihlah kayu dengan tingkat kekerasan yang cukup tinggi.

3. Dinding

Untuk membuat dinding dari kayu, pilihlah kayu yang bercorak indah serta kayu yang stabil dan awet. Selain itu, kayu juga harus mampu meredam suara (isolator) dari luar.

Itulah tadi pembahasan lengkap mengenai papan kayu serta jenis-jenis kayu yang dapat digunakan untuk material bangunan rumah. Semakin tertarik untuk menggunakan kayu?

Ssssst… ngomong-ngomong soal rumah, sudah cek produk Greenwood? [Klik produk bagus]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *