7 Pola Hiasan Dinding untuk Kamar Kos yang Lebih Asik

Kamar kos yang selalu kamu tinggalkan setiap kuliah atau kerja mungkin bagimu bukan tempat spesial sebagaimana rumah. Namun itu bukan jadi alasanmu untuk semakin tidak betah berlama-lama di sana, karena ruangan yang tidak begitu besar pasti akan jadi tempatmu setiap beristirahat atau mempelajari materi kuliah.

Agar semakin betah, bagaimana kalau sesekali kamu mengambil waktu luangmu membuat hiasan dinding? Tanpa harus mengeluarkan banyak uang, kamu bisa memajang hiasan yang enak dilihat, bahkan difoto dan diunggah ke media sosial. Bukan hanya sampai di situ, kamu bisa menularkan ide ini kepada teman-teman sekantor.

Sebenarnya, mengerjakan sesuatu yang baru seperti kerajinan tangan ini bisa menjadi hiburan tersendiri. Melipat, menempel, menganyam benang, dan sebagainya adalah aktivitas yang merilekskan kalau kamu kerjakan dengan senang hati. Nggak harus mengeluarkan dana yang besar, koq.

Selain menghias kamar, tentu sangat tepat kalau seluruh ruanganpun kamu tata dengan baik, rapih dan bersih. Dengan begitu, kamu akan menikmati hasil kreativitasmu dengan berlama-lama dalam kamarmu sambil beristirahat atau menyelesaikan tugas-tugas dari kampus.

Di bawah ini, kamu bisa memilih ide hiasan dinding yang kamu sukai.

Foto Kolase di Dinding

Menghias dinding kamarmu dengan foto tanpa bingkai adalah ide yang perlu kamu coba. Pastikan dinding kamarmu bersih dari debu, agar foto melekat dengan baik. Lalu siapkan keperluan seperti lem stick, gunting, pensil, penggaris, penghapus dan pastinya foto-foto koleksimu.

Cobalah buat pola kolase yang kamu inginkan di meja, dengan menyusun foto-foto yang akan kamu tempel. Misalnya pola berbentuk love.

Setelah kolase alias kumpulkan foto-foto terbentuk, kamu bisa memberi tanda pada dinding, misalnya menggoreskan pola atau siluet love tadi dengan pensil. Kemudian lekatkan foto-foto sesuai pola yang tadi kamu rencanakan dengan lem.

Setelah selasai, kamu bisa menghapus tanda goresan pensil tadi dengan penghapus. Adanya koleksi foto lama dan baru, apalagi foto masa kanak akan membangkitkan kenangan manismu setiap kali kamu melihat hiasan dinding ini.

Baca juga: 5 Desain Pagar Rumah Minimalis Ini Akan Buat Rumahmu Menawan

Balon Hati pada Dinding

Lebih mudah dibanding kolase berbentuk love, yang ini caranya dengan menggunting kertas origami berbentuk banyak love berwarna merah, besar dan kecil. Setelah terbentuk, lipat sedikit pada bagian atas guntingan sehingga guntingan love tadi sedikit cembung. Lekatkan. Lalu tempel pada dinding dekat meja atau tempat tidur. Lakukan yang sama pada semua guntingan kertas.

Hiasan dinding buatan tanganmu suda selesai dan menghasilkan kamar yang romantis.

Sticker Dinding

Wall sticker atau sticker dinding ini memang bisa kamu peroleh dengan membeli. Kamu bisa memilih tema yang sesuai dengan kamarmu, misalnya pepohonan dengan beberapa burung di cabangnya. Stiker dinding ini memang dijual dengan tema yang sangat beragam. Bahkan untuk anak, selain gambar juga terdapat pengukur tinggi badan. Cocok untuk kamu miliki juga, sebagai properti selama masa pertumbuhan anak.

Hiasan 3D dari Tabung Tisu Toilet

Tabung tisu toilet dari kardus ternyata masih bisa dimanfaatkan setelah tisu habis terpakai. Jangan segera dibuang, karena dengan ini kamu belajar memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat!

Caranya juga sederhana. Gunting lingkaran tabung menjadi beberapa lingkaran yang lebih kecil, sama besar. Lalu beri warna sebagian. Untuk membentuk bunga, lingkaran dibentuk menjadi elips dengan melipat pada ujung-ujungnya. Lalu susun masing-masing warna menjadi bunga, masing-masing bunga terdiri dari lima kelopak. Tempel dengan lem.

Setelah kering, tempelkan bunga-bunga tadi pada dinding dengan pola bentuk bebas.

Baca juga: Inspirasi Kitchen Set untuk Dapur Mungil

Bukan hanya bentuk bunga-bunga, elips-elips yang tadi bisa pula diberi warna hijau, lalu dirangkai menjadi daun-daun. Jangan lupa beri batang pohon dari karton bekas.

Dibentuk menjadi hiasan dinding berbentuk gelembung-gelembung sabun juga bisa, dengan menempelkan secara random pada dinding. Selama hasil guntingan dan pewarnaan rapih, hasil yang ditempel di dinding akan tampak bagus.

Kupu-kupu di Dinding

Dengan bermodal karton dengan warna yang kamu suka, buatlah pola kupu-kupu dan gunting. Buat dengan jumlah cukup. Pada bagian tengah yang akan dilekatkan ke dinding, sebelumnya beri sedikit kertas yang nantinya akan dilekatkan pada dinding. Bisa juga berupa secuil double tip. Dengan begitu, sayap kupu-kupu tetap bisa bergoyang.

Tempelkan kupu-kupu secara tersusun, misalnya kupu-kupu mengarah ke kanan atas.

Polkadot Pada Tembok

Tangan-tangan kreatif biasanya melihat dinding yang polospun rasanya ingin menghiasnya. Mungkin foto dengan frame saja masih terasa belum cukup. Untuk ruanganmu yang cukup kecil, jangan khawatir! Cobalah cara ini.

Buatlah lingkaran-lingkaran dari kertas berwarna yang kamu suka, atau karton. Sederhana saja, tempelkan lingkaran-lingkaran itu pada dinding dengan jarak kurang-lebih 30 cm. Polanya bebas saja, maka lingkaran-lingkaran itu akan seperti gelembung-gelembung sabun yang tak beraturan.

Hiasan Dinding dari Selotip Hitam

Untuk kamar dengan tema monokrom, hiasan berupa selotip ini sangatlah cocok. Cukup bermodalkan pensil dan selotip dan gunting, dinding di sekitar tempat tidur yang polos sudah membentuk bidang yang sama sekali beda.

Caranya, secara tipis-tipis dengan pensil buat dahulu pola bentuk yang ingin kamu buat. Setelah tembok kamu pastikan bersih dari debu, baru mainkan selotip hitam itu membentuk pola yang menarik.

Tanpa banyak warna mulai dari tembok hingga selimut, kamar monokrom dengan hiasan dinding senada sudah tampak menarik dengan kesan khas monokrom.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *