7 Gaya Desain Interior Rumah Terpopuler

Rumah berfungsi untuk memberikan keteduhan, kenyamanan, dan kebahagiaan bagi para penghuninya. Kenyamanan dari sebuah rumah sangat erat kaitannya dengan desain interior yang diaplikasikan dalam rumah tersebut. Rumah yang tertata rapi dengan baik mampu memberikan kenyamanan pada siapapun dan membuat penghuni di dalamnya merasa betah.

Nah, untuk mendapatkan desain interior yang sesuai dengan luas rumah serta selera Anda ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Pertama, Anda dapat dengan mudah menemukan berbagai model dekorasi rumah melalui blog, website, atau majalah. Kedua, jika Anda mampunyai dana yang lebih untuk menyewa jasa desainer interior, tentu urusan menentukan desain interior rumah yang tepat menjadi lebih mudah.

Untuk itu, sebelum mulai mendesain interior rumah sebaiknya kenali dulu satu persatu model dari desain interior terpopuler di seluruh dunia. Dengan begitu, Anda bisa memahami model mana yang paling cocok dengan karakteristik rumah Anda.

1. Desain interior Scandinavian

Desain interior Scandinavian (Sumber: home-designing.com)

Desain Scandinavian identik dengan kesan yang bersih dan alami. Lantainya biasanya menggunakan keramik berwarna putih atau material kayu berwarna putih abu-abu. Desain interior yang satu ini tidak banyak menggunakan dekorasi. Pencahayaan yang baik merupakan elemen yang paling penting pada desain interior ini. Pencahayaan alami dari luar memberikan kesan hangat dan nyaman pada ruangan.

Kayu merupakan material yang paling sering digunakan sebagai bahan utama dalam desain interior gaya Scandinavian. Tidak hanya pada bangunan rumah, kayu juga biasanya mendominasi furnitur yang digunakan. Penggunaan kayu dapat memberikan kesan hangat, homey, dan alami untuk rumah.

Ciri utama dari interior desain gaya Scandinavian adalah bentuk furnitur yang minimalis dan dilambangkan dengan motif garis. Selain itu, warna yang sering digunakan adalah putih, abu-abu, biru, dan krem. Warna-warna natural bertujuan untuk membuat ruangan terasa lebih luas, cerah, dan memberikan suasana yang lebih hidup.

2. Desain interior Shabby Chic

Desain interior shabby chic (Sumber: gohaus.com)

Desain interior Shabby Chic dipengaruhi oleh gaya vintage yang sangat feminin dan lembut. Gaya ini adalah cara dekorasi yang unik dan romantis. Desain interior Shabby Chic memakai pilihan dari furnitur yang sudah terlihat tua dan terlihat tanda-tanda pemakaiannya serta aksesoris interior yang feminin. Interior Shabby Chic didominasi oleh warna-warna putih, krem, serta warna pastel lainnya. Shabby sendiri memiliki arti lusuh, sehingga jangan heran jika Anda menemukan banyak furnitur bergaya lusuh.

Furnitur lusuh yang digunakan biasanya berupa meja atau lemari kayu yang catnya sudah mengelupas dan berusia tua. Salah satu unsur lain yang dapat mendefinisikan gaya Shabby Chic adalah pemakaian slipcovers. Mereka biasanya digunakan pada sofa atau kursi.

3. Desain interior industrial

Desain interior industrial (Sumber: decorationchannel.com)

Desain interior industrial identik dengan lantai beton dan juga langit-langit baja. Biasanya material alami dari besi juga dibiarkan sama seperti aslinya dan tidak dipoles. Desain industrial biasanya menggunakan warna-warna monokromatik dan terkesan maskulin. Salah satu yang paling terlihat dari gaya industrial adalah tampilan batu bata yang natural. Ada pula batu bata yang dicat dengan warna cerah seperti putih atau warna teduh seperti abu-abu.

Material yang terlihat apa adanya menampilkan nuansa yang berkaitan dengan dunia industri, sehingga desain ini dinamakan industrial. Desain ini biasanya digunakan oleh para penghuni rumah yang menginginkan suasana hunian dengan tampilan rough dan maskulin. Jika ingin menggunakan desain interior ini, pastikan jika Anda mempunyai langit-langit rumah yang tinggi.

4. Desain interior kontemporer

Desain interior kontemporer (Sumber: interiordesign.id)

Desain interior kontemporer merupakan gaya desain rumah yang mewakili masa kini. Desain kontemporer ini terus mengalami perkembangan seiring dengan bertambahnya waktu. Namun, pada dasarnya desain interior kontemporer didominasi dengan garis yang ramping dan kontras. Biasanya dipadukan juga dengan bahan sutra, beludru, linen atau wol pada bantal, bedcover dan beberapa furnitur lainnya. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kesan kaku dan memberikan aksen yang lebih menarik.

Furnitur kayu berwarna terang dan gelap sangat sering digunakan. Selain itu, pencahayaan menjadi salah satu ciri khas dari desain interior kontemporer.

5. Desain interior rustic

Desain interior rustic (Sumber: kimskeylimepies.com)

Desain interior rustic identik dengan elemen kayu tanpa finishing serta batu alam. Bentuk atap juga biasanya terbuka dan menonjolkan kesan material yang kasar dan tua. Tembok biasanya tidak dihaluskan atau bisa juga ditutupi dengan unsur batuan dengan tekstur yang kuat. Warna yang paling sering digunakan adalah warna yang alami dan mendekati tampilan bahan yang digunakan, seperti abu-abu, merah batu bata, hitam, kuning pucat, dan coklat kayu yang tergolong warna alami material. Nuansa yang diciptakan oleh desain interior ini adalah kasar namun tetap hangat.

6. Desain interior minimalis

Desain interior minimalis (Sumber: javedchaudhry.net)

Belum lengkap rasanya berbicara tentang gaya desain interior rumah tanpa membahas desain interior minimalis. Desain interior ini adalah desain interior yang paling populer di kalangan masyarakat modern yang memiliki hunian mungil atau yang menginginkan gaya sederhana. Desain minimalis selalu identik dengan warna-warna yang netral, seperti putih, abu-abu, dan hitam.

Furnitur yang digunakan mempunyai garis tegas dan bentuk sederhana seperti kotak dan bulat. Rumah dengan interior minimalis juga tidak memiliki banyak dekorasi di setiap sudutnya, serta ruangan yang ada biasanya dibuat lebih terbuka.

7. Desain interior modern

Desain interior modern (Sumber: architecturaldigest.com)

Selain desain minimalis, desain interior modern juga sering kali dipilih oleh masyarakat modern. Elemen yang digunakan pada desain rumah modern juga dapat dikatakan mirip dengan desain interior minimalis. Hanya saja desain interior modern lebih identik pada furnitur yang menggunakan material besi dan kaca untuk menciptakan nuansa mengkilap dan modern.

Setelah mengetahui tujuh desain interior rumah terpopuler di atas, kira-kira desain mana yang akan Anda pilih?

 

Ssssst… ngomong-ngomong soal rumah, sudah cek produk Greenwood? [Klik produk bagus]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *